Close Menu
    What's Hot

    Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS

    24-10-2026 - 15.06

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis

    24-10-2026 - 15.02

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar

    24-10-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS
    • Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis
    • Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar
    • Masa Depan Pasar Modal Indonesia
    • Ambisi Besar Geo Dipa Kejar Target 1 GW
    • Laba Bank Mandiri Tembus Rp 45,5 Triliun
    • IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru
    • Efisiensi Besar BUMN Danantara
    Sabtu, 24 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis
    Pangan

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis

    24-10-2026 - 15.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) kembali menunjukkan taringnya di industri perbankan nasional dengan mencatatkan performa keuangan yang sangat impresif. Hingga periode September 2026, bank pelat merah ini berhasil membukukan penyaluran kredit secara bank only yang menembus angka Rp1.605,8 triliun. Pencapaian ini menandakan pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni sebesar 16 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

    Lonjakan penyaluran kredit ini tidak terjadi begitu saja. Keberhasilan tersebut merupakan buah manis dari strategi ekspansi pembiayaan berbasis ekosistem yang dijalankan secara konsisten oleh manajemen. Bank Mandiri tidak hanya menyasar sektor korporasi besar, tetapi juga merambah hingga ke segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat luas. Dengan pendekatan ini, Bank Mandiri mampu menjangkau seluruh rantai pasok ekonomi secara menyeluruh.

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menegaskan bahwa fundamental perusahaan saat ini berada dalam kondisi yang sangat kuat. Menurutnya, pertumbuhan bisnis yang solid yang dibarengi dengan kualitas aset yang terjaga menjadi kunci utama. "Pertumbuhan kredit hingga September yang mencapai 16 persen mencerminkan komitmen kami dalam terus meningkatkan aktivitas usaha dan memperkuat posisi di pasar," ungkap Novita dalam sebuah konferensi pers virtual.

    Jika menilik lebih dalam pada komposisi kreditnya, Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama, menjelaskan bahwa kredit korporasi menjadi motor penggerak utama dengan nilai mencapai Rp700 triliun atau tumbuh 22 persen YoY. Selain itu, Bank Mandiri juga sukses memperluas jangkauan melalui kredit ekosistem turunan yang mencakup segmen SME, mikro, dan konsumer. Segmen ini tercatat menyentuh angka Rp174 triliun dengan kenaikan sebesar 9 persen YoY.

    Strategi menghubungkan layanan antara perusahaan besar dengan pelaku UMKM serta nasabah individu menjadi nilai tambah yang ditawarkan Bank Mandiri. Pendekatan ini bertujuan agar kebutuhan transaksi dan pembiayaan seluruh lapisan ekonomi dapat terlayani dengan lebih efisien. Selain itu, hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah melalui akses permodalan yang lebih mudah.

    Tidak hanya unggul dari sisi pertumbuhan, Bank Mandiri juga menunjukkan kehati-hatian dalam mengelola risiko. Kualitas kredit perusahaan terpantau sangat sehat dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) segmen korporasi yang hanya berada di level 0,3 persen. Secara keseluruhan, kualitas kredit ini mengalami perbaikan yang sangat tajam dibandingkan periode sebelumnya.

    Dari sisi pendanaan, Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 17,7 persen YoY menjadi Rp1.750,2 triliun. Hal ini turut mendorong total aset perseroan melonjak 20,1 persen YoY hingga mencapai angka fantastis Rp2.404,1 triliun. Dengan NPL coverage ratio yang kuat di angka 243 persen, Bank Mandiri optimis dapat terus menjaga stabilitas dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS

    24-10-2026 - 15.06

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar

    24-10-2026 - 13.06

    Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    24-10-2026 - 13.02

    Ambisi Besar Geo Dipa Kejar Target 1 GW

    24-10-2026 - 10.06

    Laba Bank Mandiri Tembus Rp 45,5 Triliun

    24-10-2026 - 10.02

    IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru

    24-10-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS

    agroplus.co.id – Mata uang Garuda akhirnya berhasil menunjukkan taringnya di penghujung pekan ini. Setelah sempat…

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis

    24-10-2026 - 15.02

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar

    24-10-2026 - 13.06

    Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    24-10-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.