Close Menu
    What's Hot

    Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS

    24-10-2026 - 15.06

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis

    24-10-2026 - 15.02

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar

    24-10-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS
    • Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis
    • Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar
    • Masa Depan Pasar Modal Indonesia
    • Ambisi Besar Geo Dipa Kejar Target 1 GW
    • Laba Bank Mandiri Tembus Rp 45,5 Triliun
    • IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru
    • Efisiensi Besar BUMN Danantara
    Sabtu, 24 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar
    Pangan

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar

    24-10-2026 - 13.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Sejarah mencatat sebuah peristiwa kriminalitas yang sangat dramatis di tanah Batavia pada awal abad ke-20. Bukan sekadar perampokan biasa, aksi ini melibatkan dua bersaudara yang merupakan tokoh penting dalam industri properti pada masanya. Herman dan Cornelis Gentis, dua pengusaha properti asal Belanda, nekat melakukan aksi kriminal yang mengguncang stabilitas keamanan di Hindia Belanda demi menutupi kerugian bisnis mereka yang membengkak.

    Peristiwa mencekam ini terjadi pada 22 November 1902 di kantor De Javasche Bank (DJB), yang kini dikenal sebagai Bank Indonesia. Berdasarkan catatan sejarah dari surat kabar De Nieuwe Vorstenlanden, kedua pelaku tampil dengan sangat rapi dan elegan. Penampilan mereka yang menyerupai kaum borjuis membuat petugas bank tidak menaruh curiga sedikit pun, mengira mereka hanyalah nasabah kelas atas yang ingin melakukan transaksi besar.

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Namun, suasana berubah menjadi horor ketika kedua bersaudara ini mengeluarkan senjata api. Di bawah todongan pistol, petugas bank tidak memiliki pilihan selain menyerahkan uang tunai sebesar 100 ribu gulden. Jika dikonversi dengan nilai emas saat ini, jumlah uang tersebut setara dengan Rp157 miliar. Setelah berhasil menguasai uang tersebut, aksi brutal berlanjut. Mereka menembak seorang petugas yang mencoba mengejar dan membajak sebuah delapan yang sedang membawa penumpang.

    Pelarian dramatis ini berlangsung hingga ke kawasan Jembatan Merah, di mana mereka berganti kendaraan menggunakan kuda. Pengejaran oleh pihak kepolisian berlangsung hingga dini hari dan mencapai kawasan Ciluar, Bogor. Kelelahan melanda kuda tunggangan mereka, hingga akhirnya salah satu pelaku mencoba melompat untuk kabur, sementara yang lainnya berhasil diringkus petugas.

    Motif di balik aksi nekat ini ternyata sangat berkaitan dengan kegagalan bisnis mereka. Gentis bersaudara adalah otak di balik proyek ambisius bernama "Gentisville" di Pelabuhanratu, Sukabumi. Proyek kota mandiri tersebut dirancang sebagai kawasan elit dengan deretan vila mewah dan fasilitas hiburan kelas atas. Sayangnya, pada Agustus 1902, sebuah kebakaran hebat meluluhlantakkan proyek tersebut. Kebakaran ini membuat mereka mengalami krisis finansial hebat karena modal dari para investor belum kembali.

    Setelah melalui proses hukum, pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 15 tahun untuk Herman dan 10 tahun untuk Cornelis. Namun, drama hukum ini berakhir dengan kejutan. Pada tahun 1904, keduanya mendapatkan pengampunan dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang memberikan pengurangan masa tahanan selama tujuh tahun. Peristiwa ini tetap menjadi salah satu catatan kriminal paling fenomenal dalam sejarah kolonial di Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS

    24-10-2026 - 15.06

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis

    24-10-2026 - 15.02

    Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    24-10-2026 - 13.02

    Ambisi Besar Geo Dipa Kejar Target 1 GW

    24-10-2026 - 10.06

    Laba Bank Mandiri Tembus Rp 45,5 Triliun

    24-10-2026 - 10.02

    IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru

    24-10-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Rupiah Berhasil Bangkit Lawan Dolar AS

    agroplus.co.id – Mata uang Garuda akhirnya berhasil menunjukkan taringnya di penghujung pekan ini. Setelah sempat…

    Kredit Bank Mandiri Melejit Drastis

    24-10-2026 - 15.02

    Tragedi Gentisville dan Perampokan Bank Besar

    24-10-2026 - 13.06

    Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    24-10-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.