Close Menu
    What's Hot

    IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru

    24-10-2026 - 08.06

    Efisiensi Besar BUMN Danantara

    24-10-2026 - 08.02

    Strategi Baru Bank Mandiri Kejar Laba

    24-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru
    • Efisiensi Besar BUMN Danantara
    • Strategi Baru Bank Mandiri Kejar Laba
    • Aturan Saham RI Lebih Ketat dari Dunia
    • Kredit Perbankan Tembus Rekor Tertinggi Dekade Ini
    • Nasib Bursa Saham RI di Ujung Tanduk
    • Strategi Baru Antam Dongkrak Nilai Saham
    • Strategi BRI Perkuat Nilai Saham Triliunan
    Sabtu, 24 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Baru Bank Mandiri Kejar Laba
    Pangan

    Strategi Baru Bank Mandiri Kejar Laba

    24-10-2026 - 05.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Bank Mandiri terus menunjukkan taringnya di industri perbankan nasional dengan mencatatkan performa keuangan yang sangat impresif. Memasuki periode krusial di sisa tahun 2026, raksasa perbankan milik negara ini telah menyiapkan peta jalan strategis guna memastikan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan dan tetap kompetitif di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

    Dalam paparan kinerja terbaru, manajemen Bank Mandiri mengungkapkan bahwa perusahaan telah menetapkan tiga pilar prioritas utama untuk mengamankan posisi pasar. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi yang semakin masif.

    Strategi Baru Bank Mandiri Kejar Laba
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri, Novita W. Anggraini, menjelaskan bahwa fokus pertama perusahaan adalah melanjutkan penyaluran kredit secara selektif. Fokus ini dilakukan dengan memperkuat ekosistem bisnis di berbagai sektor. Dengan pendekatan yang lebih terukur dan berbasis ekosistem, Bank Mandiri berupaya memastikan bahwa setiap kredit yang disalurkan dapat memberikan dampak ekonomi yang luas sekaligus menjaga kualitas aset tetap sehat.

    Prioritas kedua yang menjadi perhatian serius adalah optimalisasi penghimpunan dana murah (CASA) yang berbasis pada transaksi. Strategi ini bertujuan agar bank tidak terlalu bergantung pada dana mahal, sehingga margin keuntungan dapat terjaga dengan lebih stabil. Melalui peningkatan volume transaksi, Bank Mandiri berharap dapat memperkuat struktur pendanaan mereka secara organik.

    Selanjutnya, pilar ketiga yang menjadi mesin penggerak utama adalah akselerasi digitalisasi. Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas perusahaan. Dengan memperkuat infrastruktur digital, Bank Mandiri menargetkan layanan yang lebih cepat, efisien, dan mampu menjangkau nasabah secara lebih luas tanpa batas geografis.

    "Target pertumbuhan terus kami evaluasi dengan mempertimbangkan realisasi kinerja, kondisi pasar, serta prospek ke depan. Kami tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kecukupan likuiditas, dan kualitas aset," ujar Novita dalam paparan kinerja Kuartal III 2026, Jumat (23/10/2026).

    Berdasarkan data terbaru, strategi yang dijalankan selama ini terbukti membuahkan hasil manis. Pada kuartal III 2026, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih konsolidasi yang fantastis, yakni sebesar Rp45,5 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 20,7% secara tahunan (year on year/YoY).

    Lonjakan laba ini didorong oleh tiga faktor utama: ekspansi kredit yang agresif namun terukur, pertumbuhan transaksi digital yang sangat pesat, serta peningkatan produktivitas operasional yang semakin efisien. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit secara bank only telah mencapai Rp1.605,8 triliun per September 2026, tumbuh 16% YoY.

    Sejalan dengan pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami kenaikan yang kuat sebesar 17,7% YoY, mencapai angka Rp1.750,2 triliun. Dengan fundamental yang semakin kokoh ini, Bank Mandiri optimis dapat menutup tahun 2026 dengan pencapaian yang melampaui ekspektasi pasar.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru

    24-10-2026 - 08.06

    Efisiensi Besar BUMN Danantara

    24-10-2026 - 08.02

    Aturan Saham RI Lebih Ketat dari Dunia

    24-10-2026 - 05.02

    Kredit Perbankan Tembus Rekor Tertinggi Dekade Ini

    24-10-2026 - 02.06

    Nasib Bursa Saham RI di Ujung Tanduk

    24-10-2026 - 02.03

    Strategi Baru Antam Dongkrak Nilai Saham

    24-10-2026 - 00.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Melesat di Akhir Pekan Menuju Level Baru

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang sangat positif pada penutupan perdagangan pekan ini.…

    Efisiensi Besar BUMN Danantara

    24-10-2026 - 08.02

    Strategi Baru Bank Mandiri Kejar Laba

    24-10-2026 - 05.06

    Aturan Saham RI Lebih Ketat dari Dunia

    24-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.