Close Menu
    What's Hot

    Target Produksi 1 Juta Unit AC

    04-10-2026 - 18.06

    Rahasia Habibie Jinakkan Dolar Rp6.550

    04-10-2026 - 18.03

    10 Saham Dividen Tinggi Pengincar Cuan Pasif

    04-10-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Target Produksi 1 Juta Unit AC
    • Rahasia Habibie Jinakkan Dolar Rp6.550
    • 10 Saham Dividen Tinggi Pengincar Cuan Pasif
    • Strategi Cuan Saat Harga Emas Sedang Turun
    • Fenomena Lesunya Minat IPO di Bursa Efek
    • Siapa Raja Batu Bara Terkaya di Indonesia
    • Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar
    • IHSG Terperosok Dalam Simak Saham Pilihan
    Minggu, 4 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar
    Pangan

    Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar

    04-10-2026 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Nilai tukar rupiah tengah menghadapi ujian berat setelah sempat menyentuh level yang sangat mengkhawatirkan, yakni mendekati angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap mata uang Garuda ini dipicu oleh penguatan tajam indeks dolar AS di pasar global, yang memaksa pemerintah dan otoritas terkait untuk segera mengambil langkah strategis guna meredam volatilitas.

    Menanggapi situasi tersebut, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung membeberkan sejumlah strategi kunci yang tengah dijalankan oleh Kementerian Keuangan untuk memperkuat posisi rupiah. Salah satu langkah utama yang ditempuh adalah dengan menjaga daya tarik imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN). Hal ini bertujuan agar aliran modal asing tetap mengalir masuk ke pasar keuangan dalam negeri.

    Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Juda menjelaskan bahwa pemerintah secara aktif menerbitkan berbagai instrumen utang luar negeri, seperti Global Bonds dan Panda Bonds. Dana yang dihimpun dari penerbitan surat utang ini tidak digunakan secara sembarangan, melainkan ditempatkan di Bank Indonesia untuk memperkuat cadangan devisa negara.

    "Dana yang diperoleh tersebut akan ditempatkan di Bank Indonesia dan menjadi cadangan devisa. Cadangan inilah yang nantinya menjadi modal utama bagi bank sentral untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. Peran Kementerian Keuangan dalam hal ini sangat signifikan," ujar Juda dalam sebuah pertemuan di Bogor, Kamis (2/10/2026).

    Selain memperkuat cadangan devisa, Kemenkeu juga berkomitmen untuk terus menjaga kredibilitas fiskal nasional. Menurut Juda, menjaga kesehatan anggaran negara adalah kunci utama agar investor tetap memiliki kepercayaan tinggi terhadap Indonesia. Dengan kredibilitas fiskal yang terjaga, investor akan merasa aman untuk menanamkan aset mereka pada instrumen investasi domestik, terutama SBN.

    Kondisi pasar menunjukkan bahwa rupiah sempat kehilangan momentum pada perdagangan awal Oktober. Setelah sempat menunjukkan penguatan yang cukup signifikan, mata uang Garuda justru kembali terperosok ke zona merah. Berdasarkan data pasar, rupiah ditutup melemah 0,39% ke level Rp17.940 per dolar AS. Pelemahan ini merupakan pembalikan arah dari posisi sebelumnya yang sempat menguat di level Rp17.870 per dolar AS.

    Sentimen negatif ini sejalan dengan penguatan indeks dolar AS (DXY) yang mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Lonjakan dolar AS didorong oleh meningkatnya imbal hasil US Treasury, yang dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi ini menciptakan permintaan tinggi terhadap aset berdenominasi dolar, sehingga mempersempit ruang gerak mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Target Produksi 1 Juta Unit AC

    04-10-2026 - 18.06

    Rahasia Habibie Jinakkan Dolar Rp6.550

    04-10-2026 - 18.03

    10 Saham Dividen Tinggi Pengincar Cuan Pasif

    04-10-2026 - 15.06

    Strategi Cuan Saat Harga Emas Sedang Turun

    04-10-2026 - 15.02

    Fenomena Lesunya Minat IPO di Bursa Efek

    04-10-2026 - 13.06

    Siapa Raja Batu Bara Terkaya di Indonesia

    04-10-2026 - 13.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Target Produksi 1 Juta Unit AC

    agroplus.co.id – Sektor industri elektronik rumah tangga di Indonesia tengah menunjukkan sinyal positif yang sangat…

    Rahasia Habibie Jinakkan Dolar Rp6.550

    04-10-2026 - 18.03

    10 Saham Dividen Tinggi Pengincar Cuan Pasif

    04-10-2026 - 15.06

    Strategi Cuan Saat Harga Emas Sedang Turun

    04-10-2026 - 15.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.