Close Menu
    What's Hot

    Saham Melonjak Drastis BEI Ambil Tindakan Tegas

    28-09-2026 - 05.06

    Saham INTD Meroket Tajam Dipantau BEI

    28-09-2026 - 05.02

    Misteri Rupiah Tanda Tangan Baru

    28-09-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Saham Melonjak Drastis BEI Ambil Tindakan Tegas
    • Saham INTD Meroket Tajam Dipantau BEI
    • Misteri Rupiah Tanda Tangan Baru
    • QRIS Siap Merambah Timor Leste
    • Baru Lima Hari Menjabat Langsung Dicopot
    • IHSG Terperosok ke Zona Merah
    • Daftar Orang Terkaya Indonesia Terbaru
    • Pasar Keuangan Memerah Akibat Suku Bunga AS
    Senin, 28 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Era Baru Bursa Efek Indonesia Harga Saham Rp1
    Pangan

    Era Baru Bursa Efek Indonesia Harga Saham Rp1

    27-09-2026 - 20.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap melakukan transformasi besar dalam mekanisme perdagangan saham. Mulai Senin, 28 September 2026, aturan mengenai batas harga minimum perdagangan saham di pasar reguler maupun pasar tunai akan mengalami perubahan signifikan. Jika selama ini harga terendah saham dipatok pada angka Rp50 per lembar, kini batas tersebut akan diturunkan drastis menjadi hanya Rp1 per lembar.

    Langkah revolusioner ini diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi pasar dalam membentuk harga. Dengan adanya batas minimum yang jauh lebih rendah, saham-saham yang sebelumnya tertahan di level "gocap" atau Rp50 kini memiliki ruang gerak untuk turun lebih jauh sesuai dengan dinamika permintaan dan penawaran di pasar. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan memberikan ruang bagi pembentukan harga yang lebih efisien.

    Era Baru Bursa Efek Indonesia Harga Saham Rp1
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menjelang implementasi aturan baru tersebut, pengamatan pasar pada Rabu (23/9/2026) menunjukkan fenomena menarik. Tercatat sebanyak 49 emiten masih tertahan di level harga Rp50 per lembar. Kehadiran deretan saham di harga "gocap" ini diprediksi akan menjadi sorotan utama para pelaku pasar saat aturan baru mulai diberlakukan.

    Namun, para investor diingatkan untuk tetap waspada dan tidak serta-merta menyimpulkan bahwa penurunan batas harga ini akan langsung membuat harga saham-saham tersebut merosot tajam. Perubahan aturan ini hanya membuka peluang teknis; apakah harga saham akan bergerak turun atau tetap bertahan di level Rp50 sangat bergantung pada transaksi yang terjadi di pasar. Selain itu, harga saham yang rendah tidak selalu mencerminkan valuasi perusahaan yang murah, melainkan lebih kepada dinamika pasar.

    Berikut adalah beberapa emiten yang tercatat berada di level Rp50 per lembar berdasarkan data terbaru:

    1. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)
    2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
    3. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA)
    4. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP)
    5. PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP)
    6. MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)
    7. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
    8. PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK)
    9. Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
    10. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
    11. Cowell Development Tbk (COWL)
    12. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)
    13. Central Proteina Prima Tbk (CPRO)
    14. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA)
    15. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
    16. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)
    17. PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
    18. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
    19. PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)
    20. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
    21. Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
    22. Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
    23. Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
    24. PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF)
    25. Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)

    Penting bagi investor untuk selalu melakukan pengecekan mendalam sebelum mengambil keputusan transaksi. Perlu diperhatikan bahwa beberapa emiten dalam daftar tersebut mungkin sedang dalam status suspensi oleh BEI. Jika sebuah saham sedang disuspensi, maka harga yang tertera hanyalah harga terakhir dan tidak dapat diperdagangkan. Oleh karena itu, selalu pantau pengumuman resmi dari pihak bursa dan periksa status terbaru setiap ticker sebelum memasang order beli atau jual.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Saham Melonjak Drastis BEI Ambil Tindakan Tegas

    28-09-2026 - 05.06

    Saham INTD Meroket Tajam Dipantau BEI

    28-09-2026 - 05.02

    Misteri Rupiah Tanda Tangan Baru

    28-09-2026 - 02.06

    QRIS Siap Merambah Timor Leste

    28-09-2026 - 02.02

    Baru Lima Hari Menjabat Langsung Dicopot

    28-09-2026 - 00.06

    IHSG Terperosok ke Zona Merah

    28-09-2026 - 00.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Saham Melonjak Drastis BEI Ambil Tindakan Tegas

    agroplus.co.id – Dinamika pasar modal Indonesia kembali memanas setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah…

    Saham INTD Meroket Tajam Dipantau BEI

    28-09-2026 - 05.02

    Misteri Rupiah Tanda Tangan Baru

    28-09-2026 - 02.06

    QRIS Siap Merambah Timor Leste

    28-09-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.