Close Menu
    What's Hot

    Revolusi Belanja Halal: BSI Luncurkan Kartu KKI Pertama!

    19-08-2026 - 10.06

    19-08-2026 - 05.06

    OJK Bongkar 16 Pinjol Berisiko Tinggi! Waspada!

    19-08-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Revolusi Belanja Halal: BSI Luncurkan Kartu KKI Pertama!
    • OJK Bongkar 16 Pinjol Berisiko Tinggi! Waspada!
    • Waskita di Ambang Delisting? Bos BUMN: Kesehatan Utama!
    • Pesta Diskon Mandiri: Rayakan HUT RI ke-81 Lebih Meriah!
    • BI Guncang Dunia Kartu Kredit! Visa Cs Lewat?
    Rabu, 19 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - OJK Bongkar 16 Pinjol Berisiko Tinggi! Waspada!
    Pangan

    OJK Bongkar 16 Pinjol Berisiko Tinggi! Waspada!

    19-08-2026 - 02.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyuarakan peringatan keras bagi para pelaku dan pengguna layanan pinjaman daring (Pindar). Sebanyak 16 penyelenggara Pindar tercatat memiliki tingkat kredit macet yang mengkhawatirkan, ditunjukkan oleh Tingkat Wanprestasi 90 Hari (TWP90) yang melampaui ambang batas 5% per Juni 2026. Situasi ini menyoroti perlunya kewaspadaan ekstra dalam ekosistem finansial digital yang terus berkembang pesat.

    Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, mengungkapkan bahwa mayoritas Pindar dengan TWP90 tinggi ini cenderung berfokus pada pendanaan produktif. Meskipun demikian, ada secercah harapan; jumlah Pindar bermasalah ini menunjukkan perbaikan tipis dari bulan sebelumnya, di mana pada Mei 2026 tercatat 18 penyelenggara. Beberapa di antaranya bahkan telah menunjukkan peningkatan kualitas pendanaan yang tercermin dari penurunan tingkat TWP90 mereka.

    OJK Bongkar 16 Pinjol Berisiko Tinggi! Waspada!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menyikapi kondisi ini, OJK tidak tinggal diam. Pihaknya telah mendesak para penyelenggara Pindar yang TWP90-nya di atas 5% untuk segera mengambil langkah-langkah perbaikan konkret. Pengawasan ketat pun terus dilakukan untuk memastikan implementasinya berjalan efektif. OJK bahkan memiliki wewenang untuk menempatkan penyelenggara tersebut dalam Status Pengawasan Intensif atau Pengawasan Khusus jika diperlukan, sesuai dengan regulasi yang berlaku.

    Agusman menjelaskan, tingginya TWP90 bukan tanpa sebab. Faktor-faktor seperti kemampuan bayar debitur dan efektivitas penerapan manajemen risiko oleh penyelenggara menjadi penentu utama. Oleh karena itu, OJK terus mendorong Pindar untuk memperkuat sistem credit scoring dan pengelolaan risiko dalam setiap proses penyaluran pendanaan. Ini krusial untuk menjaga kesehatan ekosistem pinjaman daring dan melindungi konsumen.

    Di tengah sorotan terhadap 16 Pindar bermasalah, industri Pindar secara agregat justru menunjukkan tren positif yang patut diapresiasi. Outstanding pembiayaan Pindar berhasil tumbuh impresif sebesar 25,88% secara tahunan (yoy), mencapai Rp105,14 triliun pada Juni 2026. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Mei 2026 yang sebesar 25,60% yoy. Lebih lanjut, tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) juga mengalami perbaikan, turun dari 4,42% pada Mei menjadi 4,26% pada Juni 2026.

    Profitabilitas industri Pindar pun tetap terjaga. Hingga Juni 2026, laba industri ini mencatatkan peningkatan 10,14% yoy, mencapai Rp1,15 triliun. Namun, OJK tetap mengingatkan bahwa meskipun industri secara keseluruhan tumbuh, tingginya pembiayaan bermasalah pada sebagian penyelenggara dapat memberikan tekanan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan-perusahaan tersebut. Kualitas pembiayaan adalah fondasi penting; peningkatan kredit bermasalah berpotensi meningkatkan beban operasional dan menekan kinerja laba.

    "Meskipun tingkat pembiayaan bermasalah dapat memberikan tekanan terhadap profitabilitas Penyelenggara, hingga Juni 2026 industri Pindar tetap mampu mencatatkan pertumbuhan laba seiring dengan pertumbuhan penyaluran pendanaan," tegas Agusman, menggarisbawahi bahwa kewaspadaan dan perbaikan berkelanjutan adalah kunci untuk menjaga momentum positif ini dan memastikan industri Pindar tetap sehat serta berkontribusi positif bagi perekonomian.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Revolusi Belanja Halal: BSI Luncurkan Kartu KKI Pertama!

    19-08-2026 - 10.06

    19-08-2026 - 05.06

    Waskita di Ambang Delisting? Bos BUMN: Kesehatan Utama!

    18-08-2026 - 20.06

    18-08-2026 - 15.06

    18-08-2026 - 10.06

    Pesta Diskon Mandiri: Rayakan HUT RI ke-81 Lebih Meriah!

    18-08-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Revolusi Belanja Halal: BSI Luncurkan Kartu KKI Pertama!

    Agroplus – Jakarta – Semangat kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi saksi bisu lahirnya…

    19-08-2026 - 05.06

    OJK Bongkar 16 Pinjol Berisiko Tinggi! Waspada!

    19-08-2026 - 02.06

    Waskita di Ambang Delisting? Bos BUMN: Kesehatan Utama!

    18-08-2026 - 20.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.