Agroplus – Anggapan bahwa masyarakat Indonesia kini tengah menghadapi fenomena "makan tabungan" atau terpaksa menggerus simpanan mereka demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, belakangan ini santer terdengar. Namun, isu tersebut dengan tegas dibantah oleh Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu. Ia memastikan bahwa kondisi keuangan masyarakat jauh dari gambaran pesimistis yang beredar.
Berbicara di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (27/7/2026), Anggito menjelaskan bahwa data terkini yang dimiliki LPS justru menunjukkan tren yang sangat positif. Menurutnya, seluruh kelompok simpanan, mulai dari yang berangsur kecil di bawah Rp100 juta hingga simpanan jumbo di atas Rp5 miliar, semuanya masih mencatatkan pertumbuhan yang solid. Ini adalah indikasi kuat bahwa dana masyarakat di perbankan terus bertambah, menjadi pilar penting dalam menopang roda perekonomian nasional.

"Tidak benar ya, semua simpanan masih menunjukkan pertumbuhan yang baik. Baik itu tabungan dengan nominal di bawah Rp100 juta maupun yang di atas Rp5 miliar, semuanya bergerak naik," tegas Anggito kepada awak media, menepis kekhawatiran yang mungkin timbul di tengah masyarakat. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa sirkulasi dana di perbankan tetap sehat dan dinamis.
Pertumbuhan merata di semua kelompok simpanan ini, lanjut Anggito, merupakan cerminan dari aliran dana yang sehat dalam sistem perbankan. Dana yang masuk ke bank ini, menurutnya, secara langsung mendukung berbagai kegiatan ekonomi, khususnya di sektor riil yang menjadi tulang punggung perekonomian. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan stabilitas ekonomi secara umum.
Lebih lanjut, Anggito juga menyoroti kondisi likuiditas di perekonomian Indonesia yang tetap menunjukkan tren positif. Perkembangan uang beredar dalam arti luas (M2) juga terpantau mengalami peningkatan, mengindikasikan ketersediaan dana yang cukup untuk mendukung aktivitas ekonomi dan investasi. "Ada peningkatan," ujarnya singkat namun meyakinkan, menggarisbawahi optimisme LPS terhadap kondisi ekonomi makro.
Dengan data-data yang dipaparkan ini, LPS ingin memberikan kepastian kepada publik bahwa fondasi keuangan masyarakat dan perekonomian secara umum tetap kuat, jauh dari isu-isu negatif yang mungkin beredar. Kondisi ini diharapkan dapat terus mendorong aktivitas ekonomi dan menjaga stabilitas keuangan di tanah air.
