Karoseri Laksana: Jurus Jitu Tembus EV & Pasar Global!
Agroplus – PT Laksana Bus Manufaktur, salah satu pemain kunci di industri karoseri nasional, tengah menyiapkan strategi adaptif untuk menghadapi dinamika pasar yang berubah. Dengan fokus pada segmen bus tambang dan kendaraan listrik (EV), perusahaan ini tidak hanya mencari peluang domestik baru, tetapi juga ambisius memperluas jejaknya ke pasar internasional.

Stefan Arman, Technical Director PT Laksana Bus Manufaktur, mengungkapkan bahwa diversifikasi bisnis menjadi krusial di tengah melambatnya permintaan modifikasi bus untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), pariwisata, hingga instansi pemerintah. "Segmen bus tambang dan bus listrik menawarkan potensi pasar yang menjanjikan," ujarnya dalam sebuah dialog di AutoBizz CNBC Indonesia pada Selasa, 30 Juni 2026. Menurut Stefan, peluang ini menjadi angin segar di tengah tantangan pasar tradisional.
Selain memperkuat pasar domestik, Laksana juga gencar membidik peningkatan pangsa ekspor. Saat ini, kontribusi ekspor baru mencapai 5% dari total produksi, namun perusahaan bertekad memperluas jangkauan ke negara-negara seperti Thailand, kawasan Asia Selatan, hingga Timor Leste. Ekspansi ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan bisnis secara signifikan dan menjadikan produk karoseri Indonesia lebih dikenal di kancah global.
Untuk mewujudkan ambisi ekspansi baik di dalam maupun luar negeri, Stefan Arman menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah. Pihak industri berharap adanya insentif, khususnya dalam kemudahan pembiayaan, guna memuluskan langkah perluasan bisnis. Tak kalah penting, kepastian regulasi juga menjadi kunci utama untuk menjaga daya saing dan iklim usaha yang kondusif bagi industri karoseri di Indonesia, memastikan investasi jangka panjang dapat berjalan dengan baik.
