Close Menu
    What's Hot

    RI Jadi Magnet Investor Global: Dana Triliunan Mengalir?

    03-07-2026 - 02.06

    Terkuak! KAI Angkat Eks Dirut Pelita Air, Ada Apa?

    02-07-2026 - 20.06

    Waspada! Saham Pupuk DGWG & HATM Disorot BEI!

    02-07-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • RI Jadi Magnet Investor Global: Dana Triliunan Mengalir?
    • Terkuak! KAI Angkat Eks Dirut Pelita Air, Ada Apa?
    • Waspada! Saham Pupuk DGWG & HATM Disorot BEI!
    • Terkuak! Danantara Gabungkan 7 BUMN Logistik, Demi Apa?
    • BSI Guncang Pasar! Target Bank Jumbo Sebelum 2030!
    • RANS IPO Besok! Harga Rp170, Raffi Guncang Bursa?
    • Debut Panas PRDL: Anak Prodia Pasang Harga IPO Rp120!
    Jumat, 3 Juli 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Waspada! Saham Pupuk DGWG & HATM Disorot BEI!
    Pangan

    Waspada! Saham Pupuk DGWG & HATM Disorot BEI!

    02-07-2026 - 15.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Kabar terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyita perhatian para pelaku pasar, terutama di sektor pertanian. Dua emiten, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) yang bergerak di bidang pelayaran dan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) yang dikenal sebagai produsen pupuk, kini resmi masuk dalam daftar pengawasan BEI terkait Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC). Namun, penting untuk dicatat, pengumuman ini tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap regulasi pasar modal yang berlaku.

    Pengumuman yang dirilis BEI pada awal Juni 2026 ini bertujuan untuk memberikan transparansi kepada investor mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal. Fokus utama adalah pada emiten yang sahamnya secara signifikan dikuasai oleh sekelompok kecil pemegang saham.

    Waspada! Saham Pupuk DGWG & HATM Disorot BEI!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Merujuk pada metodologi penentuan HSC yang diterapkan BEI per 25 Juni 2026, struktur kepemilikan saham DGWG menunjukkan konsentrasi yang signifikan. Sebanyak 97,35% dari total saham perseroan dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu secara agregat. Data per 31 Mei 2026 mengungkap bahwa PT Maybank Sekuritas Indonesia memegang porsi 12,53% atau setara 736,84 juta saham. Sementara itu, kepemilikan saham masyarakat dalam bentuk tanpa warkat (scripless) tercatat sebesar 15,13% atau sekitar 890,21 juta saham. Di balik struktur ini, David Yaory diidentifikasi sebagai penerima manfaat terakhir di tingkat individu.

    Tak kalah menarik, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) juga mengalami kondisi serupa. Berdasarkan hasil analisis BEI per 30 Juni 2026, saham HATM menunjukkan konsentrasi kepemilikan yang tinggi, dengan 96,09% dari total saham perseroan dikuasai oleh sekelompok pemegang saham tertentu. Data kepemilikan per 31 Mei 2026 menunjukkan PT Habco Primatama sebagai pemegang saham mayoritas dengan 66,34% atau 5,76 miliar saham. Disusul oleh PT Multi Sarana Nasional yang menguasai 20,11% atau 1,75 miliar saham. Porsi kepemilikan masyarakat dalam bentuk scripless untuk HATM sedikit lebih rendah, yakni 13,29% atau sekitar 1,15 miliar saham. Adapun para penerima manfaat terakhir di tingkat individu untuk HATM adalah Cosmas Kiardi, Benny, dan Hasanul Arifin Hasibuan.

    Pengumuman ini menjadi bagian dari upaya BEI untuk menjaga transparansi dan integritas pasar modal, memberikan informasi kepada investor mengenai struktur kepemilikan saham yang terkonsentrasi. Meskipun demikian, pihak BEI kembali menegaskan bahwa status HSC ini bukanlah indikasi otomatis adanya pelanggaran. Informasi mengenai HATM dan DGWG ini akan melengkapi daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi yang diperbarui secara berkala oleh BEI, termasuk untuk periode Juli 2026. Para investor diharapkan dapat menggunakan informasi ini sebagai salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi mereka.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    RI Jadi Magnet Investor Global: Dana Triliunan Mengalir?

    03-07-2026 - 02.06

    Terkuak! KAI Angkat Eks Dirut Pelita Air, Ada Apa?

    02-07-2026 - 20.06

    Terkuak! Danantara Gabungkan 7 BUMN Logistik, Demi Apa?

    02-07-2026 - 10.06

    BSI Guncang Pasar! Target Bank Jumbo Sebelum 2030!

    02-07-2026 - 02.06

    RANS IPO Besok! Harga Rp170, Raffi Guncang Bursa?

    01-07-2026 - 20.06

    Debut Panas PRDL: Anak Prodia Pasang Harga IPO Rp120!

    01-07-2026 - 15.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    RI Jadi Magnet Investor Global: Dana Triliunan Mengalir?

    Agroplus – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mengungkapkan kabar gembira yang berpotensi menggairahkan…

    Terkuak! KAI Angkat Eks Dirut Pelita Air, Ada Apa?

    02-07-2026 - 20.06

    Waspada! Saham Pupuk DGWG & HATM Disorot BEI!

    02-07-2026 - 15.06

    Terkuak! Danantara Gabungkan 7 BUMN Logistik, Demi Apa?

    02-07-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.