Emas Jadi Penyelamat? Bisnis Ini Ungkap Rahasianya!
Agroplus – Gejolak ekonomi dan geopolitik global yang tak kunjung mereda ternyata membawa berkah tersendiri bagi sektor investasi, khususnya emas. Di tengah volatilitas komoditas, logam mulia ini kembali menjadi primadona, mendorong geliat bisnis jual beli emas di Tanah Air. Minat yang melonjak ini membuka peluang emas bagi para pelaku usaha, termasuk pemain baru yang siap bersaing.

Salah satu entitas yang mencuri perhatian adalah Jual Emas Indonesia (JEI). Menurut pendirinya, Juansen, JEI hadir sebagai platform yang memfasilitasi transaksi jual beli logam mulia, bahkan menerima pembelian emas dalam berbagai bentuk, memberikan fleksibilitas bagi para investor maupun individu yang ingin mengamankan asetnya.
Meskipun baru tiga bulan beroperasi, JEI bukanlah pemain baru sepenuhnya di industri ini. Bisnis ini merupakan ekspansi dari usaha perhiasan emas yang telah eksis sebelumnya, menunjukkan pengalaman yang matang di balik layar. Dengan fokus pada pasar ritel, JEI secara strategis membidik berbagai segmen usia, mulai dari generasi milenial dan Gen Z yang melek investasi digital, hingga generasi Boomer yang dikenal konservatif dalam memilih aset aman. Pendekatan ini menunjukkan pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar dan preferensi investor dari berbagai latar belakang.
Pertanyaan besar yang muncul adalah bagaimana prospek dan tantangan bisnis emas ini ke depan, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi. Potensi keuntungan yang menggiurkan tentu beriringan dengan risiko fluktuasi harga yang perlu diwaspadai. Fenomena ini menjadi topik hangat yang sempat dibahas dalam dialog eksklusif antara Mercy Widjaja dengan Juansen di program Closing Bell, CNBC Indonesia, pada Jumat, 19 Juni 2026 lalu, menggarisbawahi relevansi emas sebagai aset pelindung nilai di era modern.
