Close Menu
    What's Hot

    16-06-2026 - 05.06

    AHY: Dana Jumbo Infrastruktur, Petani Siap Panen Berkah?

    16-06-2026 - 02.06

    Mengapa Danantara Tunda Laporan Keuangan? Jawabannya Mengejutkan!

    15-06-2026 - 20.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • AHY: Dana Jumbo Infrastruktur, Petani Siap Panen Berkah?
    • Mengapa Danantara Tunda Laporan Keuangan? Jawabannya Mengejutkan!
    • IHSG Melejit 5%! Rupiah Menguat, Petani Senyum?
    • Dolar AS KO! Rupiah Meroket, Harga Pangan Terkendali?
    • Emas Anjlok Drastis! Konflik Timur Tengah & Inflasi Dalangnya?
    • Bos Mal RI Menjerit: Impor Ilegal & Biaya Gila-Gilaan!
    • Rupiah Makin Perkasa! RI Tak Gentar Dolar AS Lagi?
    Selasa, 16 Juni 2026
    agroplus
    Home - Pangan - AHY: Dana Jumbo Infrastruktur, Petani Siap Panen Berkah?
    Pangan

    AHY: Dana Jumbo Infrastruktur, Petani Siap Panen Berkah?

    16-06-2026 - 02.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor pembangunan nasional yang berpotensi membawa angin segar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di seluruh pelosok negeri. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut antusias pembentukan Danantara Development Management Fund (DDMF). Lembaga ini digadang-gadang sebagai kunci pembiayaan proyek-proyek jangka panjang, termasuk yang vital bagi pengembangan infrastruktur nasional dan sektor pertanian.

    Dalam keterangannya kepada awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (15/6/2026), AHY menegaskan bahwa kehadiran DDMF akan menjadi pelengkap strategis bagi Danantara Investment Management (DIM). Jika DIM lebih berfokus pada investasi, DDMF justru diarahkan untuk mengawal proyek-proyek strategis berjangka panjang yang membutuhkan dukungan pendanaan berkelanjutan. "Bagi saya selaku Menko Infrastruktur, ini akan lebih banyak berhubungan dengan DDMF. Mengapa? Karena salah satu pilar strategis DDMF tadi saya dengarkan adalah pembangunan nasional dan infrastruktur esensial. Dan ini satu paket tentunya sejalan dengan apa yang menjadi program kerja prioritas nasional," jelas AHY, menyoroti relevansi DDMF dengan agenda pembangunan pemerintah.

    AHY: Dana Jumbo Infrastruktur, Petani Siap Panen Berkah?
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    DDMF sendiri akan dipimpin oleh Chief Technology Officer Danantara, Sigit Santosa, yang sebelumnya dikenal sebagai Direktur Utama PT Pindad (Persero). Keahlian Sigit diharapkan mampu membawa DDMF mengelola dana raksasa ini secara efektif dan efisien.

    Salah satu proyek ambisius yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa. AHY menilai proyek ini sudah sangat mendesak untuk direalisasikan. Bukan hanya untuk melindungi pemukiman padat, namun juga lahan-lahan pertanian produktif di pesisir yang rentan terhadap intrusi air laut dan banjir rob. Kawasan seperti Teluk Jakarta, serta wilayah Semarang, Kendal, dan Demak di Jawa Tengah, sangat membutuhkan perlindungan segera. Fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) dan banjir rob yang terus terjadi mengancam keberlangsungan lahan pangan dan mata pencarian nelayan serta petani tambak. Pembangunan Giant Sea Wall, yang membutuhkan investasi sangat besar, diharapkan mampu menjaga ketersediaan lahan dan produktivitas pertanian di wilayah-wilayah tersebut.

    Selain itu, pemerintah juga berupaya keras mempercepat pengembangan sektor perkeretaapian di berbagai wilayah Indonesia. Pengembangan ini mencakup reaktivasi jalur lama, revitalisasi jaringan eksisting, hingga pembangunan rel baru. AHY menyebut, fokus pembangunan jaringan kereta tidak hanya di Pulau Jawa, melainkan juga proyek-proyek besar seperti Trans Sumatra, Trans Kalimantan, dan Trans Sulawesi. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendukung transportasi penumpang sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik. Khususnya, ini akan sangat membantu para petani dan pelaku usaha pertanian dalam mendistribusikan hasil panen mereka. Penguatan jaringan logistik berbasis kereta api akan memangkas biaya distribusi, mempercepat waktu pengiriman hasil panen dari sentra produksi ke pasar, bahkan hingga ke tangan konsumen. Ini juga berarti pupuk dan alat pertanian dapat didistribusikan lebih merata dan tepat waktu, meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi sektor pertanian di berbagai daerah.

    Di sektor perumahan, AHY juga mendorong keterlibatan Danantara dalam mendukung target pembangunan 3 juta rumah. Ia berharap DDMF dapat menghadirkan skema pembiayaan yang berkelanjutan sehingga masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk para pekerja di sektor pertanian dan pedesaan, memiliki akses yang lebih luas terhadap hunian layak dengan harga yang terjangkau.

    Tak berhenti di situ, AHY juga menyampaikan sejumlah kebutuhan investasi untuk pengelolaan sumber daya air yang lebih baik, esensial untuk irigasi pertanian, serta pembangunan infrastruktur dasar lainnya yang secara tidak langsung akan mendukung kemajuan sektor pertanian di Indonesia. Dengan dukungan pembiayaan jangka panjang dari DDMF, diharapkan proyek-proyek vital ini dapat terealisasi, membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan bangsa, termasuk para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    16-06-2026 - 05.06

    Mengapa Danantara Tunda Laporan Keuangan? Jawabannya Mengejutkan!

    15-06-2026 - 20.06

    IHSG Melejit 5%! Rupiah Menguat, Petani Senyum?

    15-06-2026 - 15.06

    Dolar AS KO! Rupiah Meroket, Harga Pangan Terkendali?

    15-06-2026 - 10.06

    Emas Anjlok Drastis! Konflik Timur Tengah & Inflasi Dalangnya?

    15-06-2026 - 05.06

    Bos Mal RI Menjerit: Impor Ilegal & Biaya Gila-Gilaan!

    15-06-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BSI Guncang Pasar Global! DPK Fantastis, Saudi Menanti Agroplus – PT Bank Syariah Indonesia (BSI)…

    AHY: Dana Jumbo Infrastruktur, Petani Siap Panen Berkah?

    16-06-2026 - 02.06

    Mengapa Danantara Tunda Laporan Keuangan? Jawabannya Mengejutkan!

    15-06-2026 - 20.06

    IHSG Melejit 5%! Rupiah Menguat, Petani Senyum?

    15-06-2026 - 15.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.