Close Menu
    What's Hot

    Strategi Baru BI Tekan Biaya Dana Perbankan

    10-10-2026 - 02.06

    IHSG Meluncur Tinggi di Akhir Pekan

    10-10-2026 - 02.03

    Strategi Baru BI Perkuat Ekonomi Nasional

    10-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Strategi Baru BI Tekan Biaya Dana Perbankan
    • IHSG Meluncur Tinggi di Akhir Pekan
    • Strategi Baru BI Perkuat Ekonomi Nasional
    • Strategi Baru BRI Perkaya Pilihan Investasi
    • Mengapa Rupiah Terus Melemah Tajam
    • Asuransi dan Dana Pensiun Borong SBN
    • Rupiah Terancam Gejolak Global BI Siap Bertindak
    • Rupiah Terancam Akibat Pelarian Modal Global
    Sabtu, 10 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Meluncur Tinggi di Akhir Pekan
    Pangan

    IHSG Meluncur Tinggi di Akhir Pekan

    10-10-2026 - 02.033 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan pekan ini dengan performa yang sangat impresif. Pada penutupan sesi perdagangan Jumat (9/10/2026), indeks saham Indonesia tersebut sukses mendarat di zona hijau dengan penguatan signifikan sebesar 1,04 persen. IHSG tercatat berakhir di level 6.093,76, atau melonjak sebanyak 62,47 poin dari penutupan sebelumnya.

    Perjalanan indeks sepanjang hari perdagangan berlangsung cukup dramatis dan penuh dinamika. Sejak pembukaan pasar, IHSG sudah menunjukkan pergerakan yang aktif di level 6.039,01. Sempat terjadi tekanan jual yang cukup kuat hingga indeks sempat merosot ke level terendah di 5.995,82, yang berarti sempat menembus batas psikologis di bawah angka 6.000. Namun, momentum pembalikan arah (reversal) terjadi dengan cepat. Indeks perlahan bangkit dan terus menanjak hingga sempat menyentuh level tertinggi di 6.100,58 sebelum akhirnya konsolidasi di dekat level puncak pada penutupan.

    IHSG Meluncur Tinggi di Akhir Pekan
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Aktivitas transaksi di bursa juga menunjukkan antusiasme investor yang tinggi. Volume perdagangan tercatat mencapai 353,12 juta lot saham dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp8,44 triliun. Kekuatan penggerak pasar hari ini didominasi oleh 407 saham yang bergerak menguat, sementara 245 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 311 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga.

    Berdasarkan data dari Refinitiv, sektor industri menjadi motor utama penggerak IHSG dengan kenaikan mencapai 2,1 persen. Sektor material dasar menyusul dengan pertumbuhan 1,7 persen, diikuti oleh sektor konsumer non-kritikal yang naik 1 persen. Beberapa saham "blue chip" yang menjadi tulang punggung penguatan indeks antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Di sisi lain, tekanan datang dari saham-saham seperti PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), dan PT Timah (Persero) Tbk. (TINS).

    Kondisi pasar global turut memberikan warna pada pergerakan indeks. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait pernyataan Donald Trump mengenai Iran, telah memicu fluktuasi harga energi dunia. Harga minyak Brent bahkan sempat melonjak hingga menembus US$104 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan. Selain itu, rilis risalah rapat Bank Sentral Eropa (ECB) yang menunjukkan adanya risiko inflasi yang masih mengintai turut menambah kompleksitas sentimen pasar global.

    Di dalam negeri, perhatian investor kini tertuju pada data penjualan ritel untuk mengukur daya beli masyarakat, menyusul sedikit penurunan pada Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang dilaporkan Bank Indonesia. Meskipun demikian, optimisme pasar tetap terjaga seiring dengan prospek investasi hilirisasi dan pengelolaan APBN yang menjadi fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Strategi Baru BI Tekan Biaya Dana Perbankan

    10-10-2026 - 02.06

    Strategi Baru BI Perkuat Ekonomi Nasional

    10-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru BRI Perkaya Pilihan Investasi

    10-10-2026 - 00.02

    Mengapa Rupiah Terus Melemah Tajam

    09-10-2026 - 23.07

    Asuransi dan Dana Pensiun Borong SBN

    09-10-2026 - 23.03

    Rupiah Terancam Gejolak Global BI Siap Bertindak

    09-10-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Strategi Baru BI Tekan Biaya Dana Perbankan

    agroplus.co.id – Bank Indonesia (BI) secara resmi melakukan perubahan arah kebijakan terkait instrumen Sekuritas Rupiah…

    IHSG Meluncur Tinggi di Akhir Pekan

    10-10-2026 - 02.03

    Strategi Baru BI Perkuat Ekonomi Nasional

    10-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru BRI Perkaya Pilihan Investasi

    10-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.