Close Menu
    What's Hot

    Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN

    08-10-2026 - 15.06

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang

    08-10-2026 - 15.02

    Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste

    08-10-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN
    • Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang
    • Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste
    • Strategi Baru Danantara Kuasai Industri
    • Skema Cicilan Kecebong Tuai Kritik OJK
    • Empat Saham Ini Resmi Digembok Bursa
    • Transaksi Jumbo Saham BYAN Rp 26 Triliun
    • Gadai Saham JARR ke Bank Mandiri
    Kamis, 8 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Baru Danantara Kuasai Industri
    Pangan

    Strategi Baru Danantara Kuasai Industri

    08-10-2026 - 13.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah menyiapkan langkah besar untuk merevolusi wajah industri nasional. Melalui skema penggabungan usaha atau merger, Danantara berencana menyatukan 23 entitas perusahaan pengelola kawasan industri ke dalam satu payung besar. Langkah strategis ini diproyeksikan akan melahirkan raksasa baru di sektor properti industri yang mampu bersaing di kancah internasional.

    Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa entitas hasil merger ini nantinya akan mengemban nama PT Kawasan Industri Indonesia. Perusahaan ini dijadwalkan akan diresmikan secara resmi pada 5 November mendatang. Penggabungan puluhan perusahaan ini bukan sekadar konsolidasi aset, melainkan sebuah upaya sistematis untuk menciptakan kekuatan ekonomi baru yang lebih solid.

    Strategi Baru Danantara Kuasai Industri
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    "Kami menargetkan pada 5 November nanti, pengumuman merger dari 23 perusahaan pengelola kawasan industri ini akan dilakukan. Kita akan bergerak sebagai satu kesatuan perusahaan kawasan industri yang terintegrasi," ujar Dony saat memberikan keterangan di Jakarta.

    Dony menjelaskan bahwa langkah berani ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap visi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional. Menurutnya, fondasi ekonomi negara-negara maju selalu bertumpu pada sektor industri yang kokoh. Dengan menyatukan kekuatan, Indonesia ingin memastikan bahwa sektor industri menjadi mesin penggerak utama dalam roda perekonomian nasional di masa depan.

    Menariknya, pembentukan perusahaan ini juga membawa perubahan fundamental pada model bisnis kawasan industri. Jika selama ini pendapatan utama pengelola lahan berasal dari penjualan atau sewa tanah, ke depannya strategi tersebut akan dirombak total. Danantara tengah mengkaji ulang model bisnis agar lebih kompetitif dan berkelanjutan.

    Dalam visi terbarunya, lahan tidak lagi menjadi komoditas utama yang dijual. Dony memberikan gambaran bahwa tanah bisa saja diberikan secara cuma-cuma kepada investor, namun pendapatan perusahaan akan dialihkan melalui penyediaan ekosistem pendukung yang lengkap. Kawasan industri akan bertransformasi menjadi kawasan terpadu yang mencakup fasilitas pendidikan, hunian (properti), hingga infrastruktur vital seperti jaringan serat optik dan energi.

    "Ke depannya, tanah bukan lagi menjadi sumber pendapatan utama. Kita akan memberikan tanah tersebut, namun pendapatan akan datang dari berbagai fasilitas pendukung yang kita sediakan di dalam kawasan terintegrasi tersebut," jelasnya lebih lanjut.

    Dengan total lahan pengelolaan yang mencapai angka fantastis, yakni sekitar 35 ribu hektare, PT Kawasan Industri Indonesia diprediksi akan menjadi pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Transformasi ini diharapkan tidak hanya mempercepat arus investasi masuk ke Indonesia, tetapi juga menciptakan standar baru dalam pengelolaan kawasan industri yang modern, efisien, dan mampu bersaing secara global.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN

    08-10-2026 - 15.06

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang

    08-10-2026 - 15.02

    Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste

    08-10-2026 - 13.06

    Skema Cicilan Kecebong Tuai Kritik OJK

    08-10-2026 - 10.06

    Empat Saham Ini Resmi Digembok Bursa

    08-10-2026 - 10.02

    Transaksi Jumbo Saham BYAN Rp 26 Triliun

    08-10-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN

    agroplus.co.id – Rencana besar restrukturisasi sektor konstruksi milik negara mulai menunjukkan titik terang. Badan Pengelola…

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang

    08-10-2026 - 15.02

    Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste

    08-10-2026 - 13.06

    Strategi Baru Danantara Kuasai Industri

    08-10-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.