Close Menu
    What's Hot

    Nasib Rupiah di Tengah Badai Global

    08-10-2026 - 02.06

    Misteri Akuisisi KB Bank Terjawab Sudah

    08-10-2026 - 02.02

    IHSG Terperosok Akibat Tekanan Sektor Energi

    08-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Nasib Rupiah di Tengah Badai Global
    • Misteri Akuisisi KB Bank Terjawab Sudah
    • IHSG Terperosok Akibat Tekanan Sektor Energi
    • Strategi Baru AYLS Perkuat Bisnis
    • Indofarma Bakal Rombak Jajaran Direksi
    • Strategi PLN Hadapi Lonjakan Listrik Nasional
    • Biaya Haji 2027 Turun Jadi 98 Juta
    • Harta Karun Laut Indonesia Menanti Investasi
    Kamis, 8 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi PLN Hadapi Lonjakan Listrik Nasional
    Pangan

    Strategi PLN Hadapi Lonjakan Listrik Nasional

    07-10-2026 - 23.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Kebutuhan energi listrik di Indonesia diprediksi akan mengalami lonjakan yang sangat masif dalam beberapa dekade mendatang. Menanggapi tantangan besar tersebut, PT PLN (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola kelistrikan nasional, telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan pasokan energi tetap stabil dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

    EVP Manajemen Aset dan Sistem Manajemen Terintegrasi PT PLN (Persero), Tri Hardimasyar, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan penyediaan energi menjadi prioritas utama perusahaan. Salah satu strategi kunci yang tengah disiapkan adalah pengembangan energi terbarukan secara besar-besaran, khususnya melalui pemanfaatan energi surya.

    Strategi PLN Hadapi Lonjakan Listrik Nasional
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    "Kami berkomitmen untuk mengembangkan energi surya hingga mencapai kapasitas 100 GWp secara bertahap," ungkap Tri Hardimasyar dalam forum Indonesia International Sustainability Forum 2026, Rabu (7/10/2026).

    Pada tahap awal, PLN akan memfokuskan pengembangan ini pada penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap maupun PLTS terapung. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan diesel, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang saat ini belum terjangkau oleh jaringan listrik konvensional.

    Proyeksi kenaikan kebutuhan listrik ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data riset dari Tenggara Strategics dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, konsumsi listrik nasional diperkirakan melonjak tajam dari angka 539 TWh pada tahun 2025 menjadi 1,813 TWh pada tahun 2060.

    Ada dua faktor utama yang akan menjadi penggerak besar permintaan listrik ini. Pertama adalah sektor rumah tangga yang diprediksi menyumbang sekitar 28% dari total permintaan. Hal ini berkaitan erat dengan rencana pemerintah melakukan konversi penggunaan kompor LPG ke kompor induksi atau kompor listrik.

    Direktur Eksekutif CSIS Indonesia, Yose Rizal Damuri, menjelaskan bahwa jika program konversi kompor ini dijalankan secara menyeluruh, maka akan muncul permintaan listrik baru yang sangat besar, yakni berkisar antara 27,62 GW hingga 53,43 GW. Besarnya angka ini sangat bergantung pada tingkat efisiensi teknologi kompor induksi yang digunakan masyarakat.

    Langkah konversi ini juga dinilai sangat strategis dari sisi ekonomi makro. Saat ini, sekitar 41,46% konsumsi energi rumah tangga masih bergantung pada LPG, di mana 77,6% kebutuhannya harus dipenuhi melalui impor. Dengan beralih ke listrik, Indonesia tidak hanya bisa menghemat devisa negara, tetapi juga menekan beban subsidi energi yang selama ini cukup tinggi.

    Faktor kedua yang memicu lonjakan permintaan adalah elektrifikasi transportasi melalui adopsi kendaraan listrik (EV). Transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik dianggap sebagai kunci dekarbonisasi sekaligus upaya memperkuat industrialisasi nasional.

    Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, konsumsi bensin nasional masih sangat bergantung pada impor. Dengan meningkatkan jumlah pengguna kendaraan listrik, ketergantungan terhadap BBM impor dapat ditekan secara signifikan. Sebagai gambaran, setiap penambahan satu juta unit kendaraan listrik diperkirakan mampu menghemat konsumsi bensin hingga 1.250 kiloliter per tahun. Melalui sinergi antara pengembangan energi surya dan transisi teknologi ini, Indonesia diharapkan mampu mencapai kemandirian energi yang lebih tangguh.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Nasib Rupiah di Tengah Badai Global

    08-10-2026 - 02.06

    Misteri Akuisisi KB Bank Terjawab Sudah

    08-10-2026 - 02.02

    IHSG Terperosok Akibat Tekanan Sektor Energi

    08-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru AYLS Perkuat Bisnis

    08-10-2026 - 00.02

    Indofarma Bakal Rombak Jajaran Direksi

    07-10-2026 - 23.06

    Biaya Haji 2027 Turun Jadi 98 Juta

    07-10-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Nasib Rupiah di Tengah Badai Global

    agroplus.co.id – Kondisi pasar keuangan di Indonesia saat ini tengah berada dalam fase yang penuh…

    Misteri Akuisisi KB Bank Terjawab Sudah

    08-10-2026 - 02.02

    IHSG Terperosok Akibat Tekanan Sektor Energi

    08-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru AYLS Perkuat Bisnis

    08-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.