Close Menu
    What's Hot

    IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama

    07-10-2026 - 05.06

    Ada Pergerakan Besar Saham LUCY

    07-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Tengah IHSG Menguat

    07-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama
    • Ada Pergerakan Besar Saham LUCY
    • Misteri Aliran Dana Asing di Tengah IHSG Menguat
    • 7 Perusahaan Segera Melantai di Bursa
    • Rupiah Menguat Tipis Lawan Dolar AS
    • Euro Terjun Bebas ke Level Terendah
    • IHSG Meroket Tajam ke Level 6.192
    • Saham Bayan Resources Dilepas Lebih Banyak
    Rabu, 7 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama
    Pangan

    IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama

    07-10-2026 - 05.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif pada perdagangan sesi pertama hari Selasa (6/10/2026). Bursa saham Indonesia berhasil mencatatkan penguatan signifikan dengan kenaikan mencapai 1,26 persen, yang membawa posisi indeks ke level 6.196,09. Lonjakan ini setara dengan penambahan 77,23 poin dibandingkan penutupan sebelumnya.

    Perjalanan IHSG pada pagi hari ini dimulai dengan pembukaan di level 6.139,13. Meskipun sempat mengalami tekanan dan menyentuh titik terendah intraday di level 6.120,24, namun kepercayaan investor kembali pulih dengan cepat. Indeks kemudian bergerak naik secara bertahap hingga sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.203,70. Walaupun sempat terjadi koreksi tipis menjelang tengah hari, IHSG tetap mampu bertahan kokoh di zona hijau.

    IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Aktivitas transaksi di lantai bursa juga terlihat sangat dinamis. Tercatat volume perdagangan mencapai 286,1 juta lot dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp5,62 triliun. Angka ini menunjukkan adanya aliran dana yang cukup besar yang masuk ke pasar modal Indonesia pada sesi pertama ini.

    Jika menilik lebih dalam, penguatan indeks didorong oleh performa gemilang sektor energi yang melesat hingga 3,08 persen. Tak ketinggalan, sektor teknologi juga memberikan kontribusi positif dengan kenaikan 2,1 persen, disusul oleh sektor industri yang tumbuh 1,6 persen. Beberapa saham yang menjadi motor penggerak utama kenaikan IHSG antara lain adalah PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), serta PT DCI Indonesia Tbk. (DCII).

    Namun, tidak semua saham bergerak searah dengan indeks. Beberapa emiten justru memberikan tekanan terhadap pergerakan IHSG, di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA), PT Rockfields Properti Indonesia Tbk. (ROCK), dan PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO).

    Sentimen global turut mewarnai dinamika pasar hari ini. Di kawasan Asia, terdapat kabar mengenai melambatnya aktivitas jasa di Jepang yang dibarengi dengan penurunan kepercayaan konsumen. Sementara itu, di zona Euro, sektor jasa menunjukkan penguatan, meski ancaman inflasi dari kenaikan harga produsen masih membayangi prospek pertumbuhan ekonomi di sana.

    Di sisi lain, pasar global juga tengah mencermati pidato Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda serta rilis data neraca perdagangan Amerika Serikat. Ketidakpastian ekonomi global juga terlihat dari lonjakan imbal hasil US Treasury tenor panjang yang mencapai level tertinggi dalam dua dekade terakhir, yang memicu kewaspadaan para investor terhadap kebijakan moneter global ke depan.

    Dari sisi domestik, pasar modal Indonesia tengah disorot terkait banyaknya rencana penawaran umum (IPO) yang sedang mengantre. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada 29 rencana penawaran umum dengan nilai indikatif mencapai Rp26,47 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia masih sangat mengandalkan pasar modal sebagai instrumen utama untuk memperkuat struktur pendanaan mereka.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Ada Pergerakan Besar Saham LUCY

    07-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Tengah IHSG Menguat

    07-10-2026 - 02.06

    7 Perusahaan Segera Melantai di Bursa

    07-10-2026 - 02.02

    Rupiah Menguat Tipis Lawan Dolar AS

    07-10-2026 - 00.06

    Euro Terjun Bebas ke Level Terendah

    07-10-2026 - 00.02

    IHSG Meroket Tajam ke Level 6.192

    06-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif pada perdagangan sesi…

    Ada Pergerakan Besar Saham LUCY

    07-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Tengah IHSG Menguat

    07-10-2026 - 02.06

    7 Perusahaan Segera Melantai di Bursa

    07-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.