Close Menu
    What's Hot

    Rupiah Menguat Saat Dolar AS Melemah

    04-10-2026 - 05.06

    Rencana Pembatasan Pertalite Segera Berlaku

    04-10-2026 - 05.02

    Saham WIFI Anjlok Usai Hashim Mundur

    04-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Rupiah Menguat Saat Dolar AS Melemah
    • Rencana Pembatasan Pertalite Segera Berlaku
    • Saham WIFI Anjlok Usai Hashim Mundur
    • ADB Suntik Dana Triliunan ke RI
    • JPFA Lepas Aset Triliunan Rupiah di India Vietnam
    • Bos Erajaya Tambah Koleksi Saham Perusahaan
    • Kemarau Panjang Jadi Ladang Cuan Pompa Irigasi
    • Risiko Eksistensial AI Ancaman Nyata
    Minggu, 4 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Saham WIFI Anjlok Usai Hashim Mundur
    Pangan

    Saham WIFI Anjlok Usai Hashim Mundur

    04-10-2026 - 02.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia dikejutkan oleh pergerakan drastis saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah pembukaan pasar, nilai saham perusahaan penyedia infrastruktur digital ini langsung merosot tajam hingga 9 persen ke level Rp1.465 per lembar.

    Sentimen negatif ini muncul menyusul pengumuman mengejutkan dari pihak manajemen terkait perubahan struktur kepemimpinan di jajaran atas perusahaan. Dua sosok penting, yakni Presiden Komisaris Hashim S. Djojohadikusumo dan Direktur Henny Santoso, secara resmi menyatakan pengunduran diri mereka dari jabatan masing-masing.

    Saham WIFI Anjlok Usai Hashim Mundur
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Berdasarkan data transaksi yang dihimpun, tekanan jual yang masif membuat volume perdagangan WIFI melonjak signifikan pada pagi hari ini. Tercatat sebanyak 43,7 juta lembar saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp65,7 miliar. Frekuensi perdagangan pun terlihat sangat aktif dengan jumlah transaksi mencapai 6.810 kali, yang mengindikasikan adanya aksi jual yang cukup agresif dari para investor.

    Merujuk pada keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), proses pengunduran diri ini terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan. Hashim S. Djojohadikusumo telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Komisaris Utama pada 29 September 2026, yang kemudian diterima oleh perusahaan pada keesokan harinya. Sementara itu, Henny Santoso menyusul dengan mengirimkan surat pengunduran diri dari posisi Direktur pada 1 Oktober 2026.

    Dalam surat resminya, Hashim meminta agar perusahaan segera mengambil langkah-langkah administratif yang diperlukan, termasuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna meresmikan keputusan tersebut sesuai dengan Anggaran Dasar perseroan. Senada dengan hal tersebut, Henny Santoso juga meminta manajemen untuk menempuh prosedur korporasi dan memenuhi kewajiban pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta instansi terkait lainnya.

    Menanggapi dinamika perubahan manajemen ini, pihak manajemen WIFI telah menjadwalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 21 Oktober 2026. Agenda utama dalam rapat tersebut adalah membahas perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi guna mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh kedua petinggi tersebut.

    Meski pasar bereaksi negatif dengan penurunan harga saham yang cukup dalam, manajemen WIFI mencoba menenangkan para investor. Perusahaan menegaskan bahwa pengunduran diri kedua pengurus tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap operasional harian, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlangsungan usaha perusahaan secara keseluruhan. Manajemen menjamin bahwa seluruh kegiatan bisnis, baik di tingkat induk maupun entitas anak, akan tetap berjalan normal seperti sedia kala.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Rupiah Menguat Saat Dolar AS Melemah

    04-10-2026 - 05.06

    Rencana Pembatasan Pertalite Segera Berlaku

    04-10-2026 - 05.02

    ADB Suntik Dana Triliunan ke RI

    04-10-2026 - 02.02

    JPFA Lepas Aset Triliunan Rupiah di India Vietnam

    04-10-2026 - 00.06

    Bos Erajaya Tambah Koleksi Saham Perusahaan

    04-10-2026 - 00.02

    Kemarau Panjang Jadi Ladang Cuan Pompa Irigasi

    03-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Rupiah Menguat Saat Dolar AS Melemah

    agroplus.co.id – Mata uang Garuda menunjukkan sinyal positif pada pembukaan perdagangan Jumat pagi (2/10/2026). Setelah…

    Rencana Pembatasan Pertalite Segera Berlaku

    04-10-2026 - 05.02

    Saham WIFI Anjlok Usai Hashim Mundur

    04-10-2026 - 02.06

    ADB Suntik Dana Triliunan ke RI

    04-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.