Close Menu
    What's Hot

    Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik

    03-10-2026 - 05.06

    Rencana Besar Merger Asuransi BUMN

    03-10-2026 - 05.02

    Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik
    • Rencana Besar Merger Asuransi BUMN
    • Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan
    • SMI Tembus 60 Miliar Usai Dibuka BI
    • Skandal Korupsi Motor Listrik MBG Terungkap
    • IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan
    • Dorong Likuiditas Perumahan BI Cetak Rekor
    • Strategi Baru Erajaya Menuju 2027
    Sabtu, 3 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan
    Pangan

    IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 00.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan pekan ini dengan catatan positif. Pada penutupan sesi perdagangan Jumat (2/10/2026), indeks saham gabungan Indonesia tersebut mencatatkan penguatan sebesar 0,46 persen atau setara dengan kenaikan 27,38 poin, sehingga mampu mendarat di level 6.036,89.

    Perjalanan IHSG sepanjang hari ini tergolong cukup dinamis dan penuh dengan fluktuasi yang tajam. Sejak bel pembukaan perdagangan berbunyi, indeks langsung dibuka di level 6.018,08. Semangat optimisme sempat terlihat di awal sesi ketika indeks melesat hingga menyentuh titik tertinggi harian di level 6.053,23. Namun, kondisi pasar tidak berjalan mulus secara konsisten. Tekanan jual yang cukup kuat sempat menghantam pasar, yang mengakibatkan indeks terseret turun hingga menyentuh level terendah di angka 5.979,98 sebelum akhirnya mampu bangkit kembali dan menutup hari dengan warna hijau.

    IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Berdasarkan data yang dihimpun dari Bursa Efek Indonesia (BEI), penguatan indeks hari ini didorong oleh pergerakan positif dari 319 saham. Di sisi lain, terdapat 134 saham yang harganya tidak mengalami perubahan atau stagnan, sementara sebanyak 337 saham lainnya justru mengalami pelemahan. Aktivitas transaksi di pasar modal juga tergolong cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 121,54 miliar saham. Nilai transaksi yang berputar di pasar tercatat menyentuh angka Rp 12,26 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,62 juta kali.

    Beberapa sektor utama menjadi motor penggerak kenaikan IHSG pada penutupan pekan ini. Sektor energi, konsumer primer, teknologi, serta finansial menjadi pilar utama yang menopang performa indeks. Beberapa emiten besar yang turut memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan indeks antara lain adalah PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), PT Astra International Tbk. (ASII), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), serta PT Buni Resources Minerals Tbk. (BRMS).

    Meskipun ditutup menguat, para pelaku pasar perlu tetap waspada terhadap berbagai sentimen yang tengah berkembang. Dari sisi domestik, perhatian investor tertuju pada dinamika politik dan kebijakan ekonomi, seperti isu perombakan kabinet, pelantikan wakil presiden, hingga implementasi aturan short selling. Selain itu, pasar juga sedang memantau data ekonomi penting seperti angka manufaktur, neraca perdagangan, dan tingkat inflasi nasional.

    Dari kancah global, ketidakpastian masih membayangi pasar modal Indonesia. Konflik geopolitik yang terus berlanjut serta fluktuasi harga minyak dunia menjadi faktor risiko yang nyata. Selain itu, rilis data ekonomi dari negara-negara maju seperti data ketenagakerjaan Amerika Serikat, inflasi di Zona Euro, serta tingkat pengangguran di Jepang diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap arah gerak pasar global maupun domestik dalam waktu dekat.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik

    03-10-2026 - 05.06

    Rencana Besar Merger Asuransi BUMN

    03-10-2026 - 05.02

    Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 02.06

    SMI Tembus 60 Miliar Usai Dibuka BI

    03-10-2026 - 02.02

    Skandal Korupsi Motor Listrik MBG Terungkap

    03-10-2026 - 00.06

    Dorong Likuiditas Perumahan BI Cetak Rekor

    02-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik

    agroplus.co.id – Kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat dilaporkan mulai…

    Rencana Besar Merger Asuransi BUMN

    03-10-2026 - 05.02

    Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 02.06

    SMI Tembus 60 Miliar Usai Dibuka BI

    03-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.