Close Menu
    What's Hot

    Strategi Jitu Industri Fashion Hadapi Perubahan Tren

    02-10-2026 - 18.06

    Strategi Baru Merger BUMN Karya Dimulai

    02-10-2026 - 18.02

    Saham GOTO Rebound ke Rp30 Ini Rahasianya

    02-10-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Strategi Jitu Industri Fashion Hadapi Perubahan Tren
    • Strategi Baru Merger BUMN Karya Dimulai
    • Saham GOTO Rebound ke Rp30 Ini Rahasianya
    • Misteri Gejolak Saham GOTO Terungkap
    • Saham Ini Diburu Asing Saat IHSG Merah
    • Strategi Baru OJK Perkuat Perbankan Nasional
    • Saham WIFI Anjlok Drastis Usai Perubahan Pengurus
    • BRNA Siap Buru Modal Jumbo Lewat Rights Issue
    Jumat, 2 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Terjun Bebas Efek Reshuffle Kabinet
    Pangan

    IHSG Terjun Bebas Efek Reshuffle Kabinet

    01-10-2026 - 15.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia tengah diguncang volatilitas tinggi pada perdagangan Kamis (1/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau merosot tajam lebih dari 1 persen pada sesi kedua perdagangan siang ini. Penurunan signifikan ini terjadi di tengah dinamika politik domestik yang memanas menyusul langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle pada jajaran Kabinet Merah Putih.

    Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 14.30 WIB, IHSG mengalami koreksi sebesar 62,03 poin atau menyusut 1,02 persen ke level 6.009,11. Kondisi pasar yang lesu ini tercermin dari dominasi saham-saham yang bergerak di zona merah. Dari total pergerakan saham, tercatat sebanyak 438 saham mengalami pelemahan, sementara hanya 205 saham yang mampu bertahan di zona hijau, dan 145 saham lainnya bergerak stagnan.

    IHSG Terjun Bebas Efek Reshuffle Kabinet
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Aktivitas transaksi di bursa menunjukkan volume perdagangan mencapai 237,06 juta lot dengan nilai transaksi yang menyentuh angka Rp 6,63 triliun. Transaksi tersebut melibatkan sekitar 1,11 juta kali pertukaran saham antar pelaku pasar.

    Sektor teknologi menjadi motor utama yang menarik IHSG ke zona merah dengan penurunan mencapai 1,9 persen. Tak ketinggalan, sektor utilitas turut tertekan dengan koreksi 1,7 persen, disusul oleh sektor konsumer kritikal yang merosot 1,6 persen. Beberapa emiten besar yang menjadi pemberat indeks antara lain PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT United Tractors Tbk. (UNTR), serta PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).

    Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang justru mampu memberikan perlawanan dan menjadi penopang indeks di tengah badai koreksi. Saham-saham tersebut meliputi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), dan PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS).

    Sentimen politik menjadi faktor utama yang memicu ketidakpastian pasar. Pelantikan sejumlah menteri dan wakil menteri baru oleh Presiden Prabowo di Istana Negara menjadi sorotan tajam investor. Salah satu perubahan besar adalah penunjukan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Selain itu, pergeseran peran Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi juga menjadi perhatian serius pelaku pasar.

    Selain faktor domestik, investor juga tengah mencermati rilis data ekonomi penting seperti angka inflasi, neraca perdagangan, serta indeks manufaktur (PMI). Dari sisi global, ketegangan geopolitik akibat perang yang masih berlangsung serta data ekonomi Amerika Serikat, termasuk inflasi PCE yang lebih rendah dari ekspektasi, turut memberikan tekanan tambahan bagi pasar saham Indonesia.

    Arus modal asing juga menunjukkan tren keluar. Hingga penutupan sesi pertama, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp204,30 miliar. Total pembelian asing tercatat Rp1,70 triliun, sementara nilai penjualan mencapai Rp1,90 triliun. Saham GOTO menjadi salah satu yang paling banyak dilepas asing dengan nilai penjualan bersih Rp62,77 miliar. Selain itu, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga mengalami aksi jual oleh investor asing.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Strategi Jitu Industri Fashion Hadapi Perubahan Tren

    02-10-2026 - 18.06

    Strategi Baru Merger BUMN Karya Dimulai

    02-10-2026 - 18.02

    Saham GOTO Rebound ke Rp30 Ini Rahasianya

    02-10-2026 - 15.06

    Misteri Gejolak Saham GOTO Terungkap

    02-10-2026 - 15.02

    Saham Ini Diburu Asing Saat IHSG Merah

    02-10-2026 - 13.06

    Strategi Baru OJK Perkuat Perbankan Nasional

    02-10-2026 - 13.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Strategi Jitu Industri Fashion Hadapi Perubahan Tren

    agroplus.co.id – Dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, ditambah dengan gejolak geopolitik yang tidak menentu,…

    Strategi Baru Merger BUMN Karya Dimulai

    02-10-2026 - 18.02

    Saham GOTO Rebound ke Rp30 Ini Rahasianya

    02-10-2026 - 15.06

    Misteri Gejolak Saham GOTO Terungkap

    02-10-2026 - 15.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.