Close Menu
    What's Hot

    Rupiah Terancam Tembus Rp 18000 Per Dolar

    26-09-2026 - 02.06

    Aturan Baru OJK Kawal Pasar Modal

    26-09-2026 - 02.02

    Misteri Transaksi Saham Bayan di Bawah Harga Pasar

    26-09-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Rupiah Terancam Tembus Rp 18000 Per Dolar
    • Aturan Baru OJK Kawal Pasar Modal
    • Misteri Transaksi Saham Bayan di Bawah Harga Pasar
    • Maybank Indonesia Buka Suara Soal Isu PHK
    • Mengapa Investor Indonesia Gemar Saham AS
    • Komisaris Medco Energi Jual Saham Besar
    • Isu Akuisisi BCA Oleh Haji Isam Hoaks
    • Buronan Judi Online Akhirnya Tertangkap
    Sabtu, 26 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Sinergi BI dan Kemenkeu Perkuat Ekonomi
    Pangan

    Sinergi BI dan Kemenkeu Perkuat Ekonomi

    24-09-2026 - 20.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Upaya memperkuat stabilitas ekonomi nasional terus menjadi fokus utama pemerintah dan otoritas moneter. Dalam langkah strategis terbaru, Menteri Keuangan Suahasil Nazara melakukan kunjungan khusus ke Kantor Pusat Bank Indonesia (BI) di Jakarta pada Kamis (24/9/2026). Pertemuan penting ini dilakukan untuk membahas koordinasi serta sinergi yang lebih erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Suahasil Nazara bertemu langsung dengan Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti. Fokus utama dari diskusi ini adalah menyelaraskan kebijakan fiskal yang dijalankan oleh Kementerian Keuangan dengan kebijakan moneter yang dikelola oleh Bank Indonesia. Sinergi antara kedua lembaga ini dianggap sebagai kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar keuangan dunia.

    Sinergi BI dan Kemenkeu Perkuat Ekonomi
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menteri Keuangan menekankan bahwa koordinasi yang solid antara otoritas fiskal dan moneter sangat krusial untuk memastikan kebijakan yang diambil pemerintah dapat berjalan beriringan. Hal ini bertujuan agar setiap stimulus ekonomi yang dikeluarkan melalui kebijakan anggaran dapat didukung oleh stabilitas nilai tukar dan tingkat inflasi yang terkendali. Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga dan iklim investasi di dalam negeri tetap kondusif.

    Di sisi lain, Gubernur BI, Destry Damayanti, menyambut baik inisiatif penguatan kolaborasi ini. Menurutnya, sinkronisasi kebijakan sangat diperlukan agar tidak terjadi benturan kepentingan antara upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan upaya bank sentral dalam menjaga stabilitas harga. Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih tangguh terhadap berbagai guncangan eksternal, baik dari sisi geopolitik maupun fluktuasi pasar keuangan global.

    Langkah proaktif yang dilakukan oleh Suahasil dan Destry ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Para pengamat ekonomi menilai bahwa pertemuan ini merupakan sinyal positif bagi pasar, menunjukkan bahwa otoritas ekonomi Indonesia sangat serius dalam mengantisipasi risiko-risiko ekonomi di masa depan.

    Melalui sinergi yang lebih intensif, diharapkan kebijakan fiskal dan moneter dapat bekerja secara harmonis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Koordinasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika dunia yang terus berubah dengan cepat.

    Dengan adanya kesepahaman antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, diharapkan implementasi program-program strategis pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

    Selengkapnya simak Breaking News, agroplus.co.id (Kamis, 24/09/2026).

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Rupiah Terancam Tembus Rp 18000 Per Dolar

    26-09-2026 - 02.06

    Aturan Baru OJK Kawal Pasar Modal

    26-09-2026 - 02.02

    Misteri Transaksi Saham Bayan di Bawah Harga Pasar

    26-09-2026 - 00.06

    Maybank Indonesia Buka Suara Soal Isu PHK

    26-09-2026 - 00.02

    Mengapa Investor Indonesia Gemar Saham AS

    25-09-2026 - 23.06

    Komisaris Medco Energi Jual Saham Besar

    25-09-2026 - 23.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Rupiah Terancam Tembus Rp 18000 Per Dolar

    agroplus.co.id – Kondisi pasar keuangan Indonesia saat ini tengah berada dalam fase yang penuh tantangan.…

    Aturan Baru OJK Kawal Pasar Modal

    26-09-2026 - 02.02

    Misteri Transaksi Saham Bayan di Bawah Harga Pasar

    26-09-2026 - 00.06

    Maybank Indonesia Buka Suara Soal Isu PHK

    26-09-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.