Close Menu
    What's Hot

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    12-10-2026 - 08.06

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip
    • Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan
    • IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global
    • Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau
    • Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    • Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI
    • Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis
    • Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas
    Senin, 12 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Jurus Jitu BTN: KPR Lesu, Target Kredit Tetap Moncer!
    Pangan

    Jurus Jitu BTN: KPR Lesu, Target Kredit Tetap Moncer!

    10-09-2026 - 15.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Di tengah perlambatan sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR), khususnya untuk segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) justru menunjukkan optimisme yang kuat. Bank spesialis perumahan ini tetap mempertahankan target penyaluran kredit tahunan sebesar 8%-10% secara tahunan, sebuah angka yang terbilang ambisius mengingat dinamika pasar properti saat ini.

    Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menjelaskan bahwa keyakinan ini bukan tanpa dasar. Menurutnya, BTN akan mengandalkan strategi diversifikasi dengan mengakuisisi portofolio kredit pensiunan dari SMBC Indonesia sebagai pendorong utama pertumbuhan. Langkah strategis ini menjadi kunci bagi BTN untuk tidak merevisi target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) awal. "Masih sama dengan RBB awal," tegas Nixon dalam acara Public Expose Live 2026 di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

    Jurus Jitu BTN: KPR Lesu, Target Kredit Tetap Moncer!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Nixon memaparkan, pertumbuhan kredit hingga semester I tahun ini memang banyak didorong oleh aksi korporasi. Ia memperkirakan, jika ada peningkatan, mungkin hanya sedikit di atas target minimum, sekitar 10,1% atau 10,2%, namun tidak akan jauh melampaui rentang yang sudah ditetapkan.

    Meskipun demikian, BTN juga menunjukkan kehati-hatian. Nixon menyebutkan bahwa bank akan lebih selektif dalam menyalurkan kredit ke depan, terutama pada sejumlah segmen termasuk KPR MBR. "Memang kalau kita lihat pertumbuhan KPR terutama yang MBR. Kalau kita lihat memang lebih slow pembangunan rumah maupun pembelian rumah. Jadi kita enggak berani membuat target melebihi tren yang terjadi di industri perumahan," jelasnya, menggarisbawahi realitas pasar yang ada.

    Selain faktor permintaan yang melambat, Nixon juga menyoroti kendala dari sisi pasokan perumahan, khususnya di wilayah Jawa Barat. Permasalahan perizinan menjadi salah satu hambatan utama yang memperlambat laju pembangunan. "Apalagi sisi supply-nya juga masih pelan ya terutama di daerah Jawa Barat. Ada beberapa persoalan perizinan dan sebagainya. Itu yang menyebabkan kami juga tetap memasang angka 8 sampai 10 persen," pungkasnya.

    Dengan kombinasi strategi akuisisi portofolio baru yang menjanjikan, pendekatan yang lebih selektif pada KPR MBR, serta pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar dan tantangan pasokan, BTN yakin dapat mencapai target pertumbuhan kreditnya. Ini adalah langkah adaptif yang menunjukkan ketahanan bank dalam menghadapi gejolak ekonomi dan tantangan sektor properti.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    12-10-2026 - 08.06

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kini memasuki babak baru dalam upaya memperkuat transparansi dan perlindungan…

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.