Close Menu
    What's Hot

    LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!

    13-08-2026 - 20.06

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!

    13-08-2026 - 15.06

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!

    13-08-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!
    • Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!
    • Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!
    • Revolusi Keuangan Digital: Indonesia Siap Sambut Era Baru!
    • Fenomenal! Ekonomi RI Q2-2026 Tumbuh 5,29%, Apa Rahasianya?
    • Jutaan Ibu Tersenyum! Bunga PNM Mekaar Anjlok Jadi 8%
    • Rp 63 Miliar Saham CBRE Dilepas, Apa Maknanya?
    • GULA Guncang Industri! 3 Proyek Raksasa Siap Maniskan RI!
    Jumat, 14 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!
    Pangan

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!

    13-08-2026 - 15.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Dunia bisnis Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar pengalihan kekayaan yang mencengangkan dari salah satu keluarga konglomerat paling berpengaruh di Asia. Warisan fantastis dari Michael Bambang Hartono, salah satu pilar Grup Djarum, kini menjadi sorotan utama setelah beliau berpulang pada Maret 2026 di usia 86 tahun. Pembagian harta warisan ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di kawasan Asia dalam beberapa tahun terakhir.

    Berdasarkan laporan media internasional seperti Straits Times dan The Star yang mengutip Bloomberg, serta dokumen resmi pemerintah, Michael Hartono mewariskan 49% kepemilikan sahamnya di PT Dwimuria Investama Andalan (DIA). Saham tersebut telah dibagikan secara merata kepada keempat buah hatinya. Masing-masing ahli waris kini mengantongi saham senilai minimal US$2,93 miliar, atau setara dengan Rp52,38 triliun, jika mengacu pada kurs Rp17.879 per dolar AS. Sebuah angka yang benar-benar fantastis dan menunjukkan skala kekayaan yang luar biasa.

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Jika dirinci lebih lanjut, kepemilikan PT DIA atas Bank Central Asia (BBCA) saja, nilai saham Michael di bank tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 triliun per tanggal 13 Agustus 2026. Tidak hanya itu, PT DIA juga memiliki 19,95% saham di Sarana Menara Nusantara (TOWR) dengan nilai Rp4,6 triliun, yang berarti nilai kepemilikan Michael di saham tersebut sekitar Rp2,25 triliun. Angka-angka ini menggambarkan betapa kokohnya fondasi finansial yang ditinggalkan.

    Anak-anak Michael Hartono sendiri bukan sosok asing dalam pusaran bisnis keluarga. Mereka telah lama memegang peran penting dalam berbagai lini kerajaan bisnis Hartono yang menggurita. Imperium ini mencakup berbagai sektor vital, mulai dari industri rokok kretek Djarum yang legendaris – salah satu produsen rokok cengkih terbesar di Indonesia – sektor perbankan, pusat perbelanjaan modern, hingga investasi strategis di bidang perkebunan yang turut menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

    Keluarga Hartono, yang dikenal sebagai salah satu keluarga terkaya di Indonesia, tercatat memiliki total kekayaan bersih gabungan sebesar US$43,8 miliar pada akhir tahun 2025 menurut Forbes. Kekayaan kedua bersaudara Hartono ini melesat tajam setelah mereka berhasil mengembangkan bisnis rokok warisan ayah mereka dan melakukan diversifikasi besar-besaran ke sektor keuangan.

    Dalam perkembangan terkait, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga telah mengumumkan perubahan pengendali saham sehubungan dengan wafatnya Michael Bambang Hartono. Melalui keterbukaan informasi, BCA menyatakan bahwa Robert Budi Hartono kini menjadi pemegang saham pengendali PT DIA, yang merupakan pemegang saham pengendali terakhir BBCA. Persentase kepemilikan saham Robert di PT DIA tetap tidak berubah, yakni 51% dari modal ditempatkan dan disetor PT DIA.

    "Dengan demikian Pemegang Saham Pengendali Terakhir Perseroan menjadi Bapak Robert Budi Hartono," jelas Corporate Secretary BCA, Rudy Budiardjo, sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi pada Kamis (13/8/2026). Rudy menambahkan bahwa BCA telah menerima Surat OJK tertanggal 29 Juli 2026 perihal Struktur Kepemilikan Akhir. Surat tersebut pada pokoknya menginformasikan kepada Perseroan bahwa perubahan struktur kepemilikan akhir Perseroan telah dicatat dalam administrasi pengawasan OJK, di mana Robert Budi Hartono resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) dari Perseroan.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!

    13-08-2026 - 20.06

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!

    13-08-2026 - 10.06

    Revolusi Keuangan Digital: Indonesia Siap Sambut Era Baru!

    13-08-2026 - 05.06

    Fenomenal! Ekonomi RI Q2-2026 Tumbuh 5,29%, Apa Rahasianya?

    13-08-2026 - 02.06

    Jutaan Ibu Tersenyum! Bunga PNM Mekaar Anjlok Jadi 8%

    12-08-2026 - 20.06

    Rp 63 Miliar Saham CBRE Dilepas, Apa Maknanya?

    12-08-2026 - 15.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!

    Agroplus – Kisruh proyek hunian terintegrasi LRT City yang tak kunjung rampung dan diserahkan kepada…

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!

    13-08-2026 - 15.06

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!

    13-08-2026 - 10.06

    Revolusi Keuangan Digital: Indonesia Siap Sambut Era Baru!

    13-08-2026 - 05.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.