Close Menu
    What's Hot

    LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!

    13-08-2026 - 20.06

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!

    13-08-2026 - 15.06

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!

    13-08-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!
    • Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!
    • Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!
    • Revolusi Keuangan Digital: Indonesia Siap Sambut Era Baru!
    • Fenomenal! Ekonomi RI Q2-2026 Tumbuh 5,29%, Apa Rahasianya?
    • Jutaan Ibu Tersenyum! Bunga PNM Mekaar Anjlok Jadi 8%
    • Rp 63 Miliar Saham CBRE Dilepas, Apa Maknanya?
    • GULA Guncang Industri! 3 Proyek Raksasa Siap Maniskan RI!
    Jumat, 14 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!
    Pangan

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!

    13-08-2026 - 10.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Gejolak pasar modal Indonesia belakangan ini memang membuat banyak investor menahan napas. Namun, di balik volatilitas yang tajam akibat sentimen global dan dinamika ekonomi domestik, tersembunyi peluang emas yang siap dipanen, terutama di sektor teknologi.

    Menurut Susi Setiawati, seorang Analis Pasar Modal terkemuka dari CNBC Indonesia, meskipun ada potensi koreksi di Agustus 2026, kondisi ini masih dalam batas wajar. Justru, ia melihat banyak sentimen positif yang bisa menjadi katalis kuat bagi pasar saham ke depan.

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    "Pasar obligasi dan SRBI [Sekuritas Rupiah Bank Indonesia] sudah ada kenaikan 35% dari permintaan asing. Biasanya kalau pasar obligasi itu sudah ramai harusnya juga akan itu harusnya ngekor ke pasar saham," jelas Susi dalam acara "Kelas Cuan Online: Ngobrol Bareng GoTo: Akhirnya Untung, What’s Next?" pada Selasa (11/8/2026). Ia menambahkan, sentimen negatif yang sempat membayangi pasar beberapa bulan lalu kini sudah mereda.

    Indikator positif ini semakin jelas terlihat dari performa sektor-sektor yang mulai "menghijau." Dari 20 sektor, 17 di antaranya kini menunjukkan kinerja positif, dan yang paling menarik perhatian adalah kebangkitan sektor teknologi. Meski sempat terkoreksi hingga 16%, Susi menegaskan bahwa ini adalah bagian dari konsolidasi wajar dan sektor ini kini berada pada support yang kuat, menandakan fase "reborn" yang menjanjikan.

    Sektor teknologi memang tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan semakin banyaknya negara yang mengalihkan fokus pada inovasi seperti Kecerdasan Buatan (AI), keamanan siber, hingga financial technology (fintech), pilihan investasi menjadi lebih beragam. Investor pun kini jauh lebih cerdas, tidak lagi hanya terpukau oleh pertumbuhan pengguna (growth) semata, melainkan menelisik fundamental dan profitabilitas perusahaan.

    "Jadi sekarang investor sudah mulai melihat fundamental dan profitabilitas. Oleh karena itu, emiten juga mulai berubah dan fokus untuk mengejar pertumbuhan, profit, revenue dan margin yang membaik, cash flow positif, neraca yang kuat," papar Susi. Era "bakar uang" demi mengejar valuasi pengguna kini perlahan ditinggalkan, digantikan dengan fokus pada kinerja nyata dan profitabilitas berkelanjutan.

    Di Indonesia sendiri, industri teknologi memasuki fase baru yang lebih matang. Dari sekadar mengejar pertumbuhan pengguna, kini bergeser ke fokus pada transaksi, monetisasi, dan profitabilitas. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi contoh nyata bagaimana ekosistem terintegrasi mampu menciptakan nilai di setiap lapisan digital, bahkan berhasil mencatatkan laba bersih dua kuartal beruntun (Rp171 miliar di Q1 dan Rp252 miliar di Q2-2026).

    Pertumbuhan ini juga didukung oleh tren utama tahun ini, seperti melesatnya digital payment, monetisasi fintech, pertumbuhan sehat on-demand, peran kunci merchant technology, serta munculnya AI, cloud, dan data center sebagai lapisan inovasi baru. Adopsi digital yang masif, regulasi yang suportif (terutama inklusi keuangan), ekosistem terintegrasi, data sebagai aset strategis, dan efisiensi yang ditawarkan AI, semuanya menjadi pendorong utama.

    Susi Setiawati optimis bahwa emiten teknologi di Indonesia akan terus memperkuat fundamentalnya, baik dari sisi kinerja, pangsa pasar, maupun inovasi. Dengan begitu, kinerja fundamental yang solid ini pada akhirnya akan tercermin pada harga saham mereka, memberikan sinyal positif bagi para investor yang cerdas.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!

    13-08-2026 - 20.06

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!

    13-08-2026 - 15.06

    Revolusi Keuangan Digital: Indonesia Siap Sambut Era Baru!

    13-08-2026 - 05.06

    Fenomenal! Ekonomi RI Q2-2026 Tumbuh 5,29%, Apa Rahasianya?

    13-08-2026 - 02.06

    Jutaan Ibu Tersenyum! Bunga PNM Mekaar Anjlok Jadi 8%

    12-08-2026 - 20.06

    Rp 63 Miliar Saham CBRE Dilepas, Apa Maknanya?

    12-08-2026 - 15.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    LRT City Mangkrak: Konsumen Merana, ADCP Terancam Audit!

    Agroplus – Kisruh proyek hunian terintegrasi LRT City yang tak kunjung rampung dan diserahkan kepada…

    Warisan Sang Raja Kretek: Rp52 T per Anak, Ini Detailnya!

    13-08-2026 - 15.06

    Cuan Gede dari Saham Teknologi? Ini Bocorannya!

    13-08-2026 - 10.06

    Revolusi Keuangan Digital: Indonesia Siap Sambut Era Baru!

    13-08-2026 - 05.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.